5 Kerja Sampingan untuk Kamu yang Ga Mudik Waktu Lebaran

kirim-uang
Kirim Uang

Kalau kamu gak pulang ke kampung halaman dan sudah mendapatkan libur lebaran dari kantor, tidak ada salahnya untuk mencoba mengisi hari-harimu dengan kegiatan bermanfaat. Contohnya adalah dengan mengambil kerja sampingan yang menghasilkan tambahan uang. Daripada hari liburmu cuma diisi tidur-tiduran doang kan sayang banget.

Berikut ini kami berikan rekomendasi 5 kerja sampingan yang cocok buat kamu yang lagi butuh duit tambahan jelang lebaran.

1. Kerja sampingan sopir

Mungkin bukan hanya mobil sewaan saja yang bakal kebanjiran orderan saat jelang lebaran, kerja sampingan jadi sopir pribadi juga bakal kebanjiran job lho. Yang membuat kerjaan sampingan ini laris manis adalah karena kondisi jalanan rute mudik yang sudah terkenal banget macetnya. Kemacetan tersebut gak tanggung-tanggung. Bahkan gak jarang membuat pemudik terjebak hingga belasan jam. Tentunya siapa saja gak mau dong untuk menghadapi kondisi tersebut.

Nah karena alasan tersebut beberapa orang yang memiliki mobil pribadi lebih memilih untuk menyewa jasa sopir bayaran. Sopir bayaran biasanya dibayarnya per jam atau per hari, dengan besaran yang sudah disepakati antara dua pihak, rata-rata sih Rp 300 ribuan per hari. Soal makanan juga biasanya sudah diberikan juga secara langsung oleh si pengguna jasa.

2. Jaga rumah

Jelang Ramadan, atau H-7 lebaran, biasanya warga sudah mulai mudik, dan mau gak mau meninggalkan rumah kosong tanpa penjagaan. Jika memiliki pembantu, pasti sebagian besar pembantunya juga pulang ke kampung.

Kalau kamu menganggur saat hari lebaran dan gak mudik, gak ada salahnya untuk mengambil kerja sampingan sebagai jasa menjaga rumah. Untuk mendapatkan kepercayaan, tawarkan saja dimulai dari tetangga yang ada di sebelah rumahmu. Biasanya hubungan antar tetangga sudah cukup erat layaknya keluarga, jadi baik kamu maupun pemilik rumah tidak ada yang merasa was-was.

3. Titip hewan peliharaan

Kerja sampingan yang cukup laris saat lebaran satu lagi adalah jasa penitipan hewan. Dengan adanya jasa ini, para pemudik yang memiliki peliharaan dapat dengan tenang memikirkan peliharaan mereka.

Para pemudik rata-rata tidak mau membawa hewan peliharaannya saat mudik dengan berbagai alasan. Rata-rata hewan peliharan yang dibawa saat mudik paling rentan risiko stres. Hewan yang sudah stres, akan lebih cepat mengalami kelelahan dan akhirnya mudah jatuh sakit. Kalau sudah sakit kan, si pemilik repot lagi untuk membawanya ke RS dan harus mengeluarkan uang tambahan lagi. Jadi mereka akan lebih memilih untuk menitipkan hewan peliharaannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *